Gadget Terbaru 2025: Dari AI di Flip Phone hingga Robot Vakum Berlengan – Tahun 2025 menandai era baru dalam dunia gadget. Bukan hanya soal desain yang semakin ramping atau performa yang makin tinggi, tetapi bagaimana kecerdasan buatan (AI) kini menyatu dengan perangkat sehari-hari. Gadget masa kini tak sekadar alat, melainkan mitra pintar yang bisa memahami, merespons, dan bahkan membantu mengelola kehidupan harian kita. Di artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa gadget terbaru paling menarik tahun ini dari ponsel lipat penuh AI, robot pembersih rumah dengan lengan mekanis, hingga wearable dan tren lain yang patut diperhatikan.
Gadget Terbaru yang Paling Menarik di 2025
1. Motorola Razr (2025) — Lipat + AI
Motorola meluncurkan slot deposit 10rb jajaran Razr barunya (Razr, Razr+, dan Razr Ultra) dengan integrasi Moto AI yang sangat dalam.
Beberapa fitur AI yang dihadirkan:
- Catch Me Up: meringkas notifikasi agar kamu bisa “mengejar” apa yang terlewat.
- Remember This: memungkinkan menyimpan screenshot atau informasi penting, lalu mengingatkannya saat diminta.
- Pay Attention: bisa memulai rekaman audio, mentranskripsinya, dan memberikan ringkasan percakapan.
- Next Move: prediksi tindakan kamu berdasarkan konteks layar, misalnya menyarankan playlist, mengingatkan langkah selanjutnya, atau menghubungkan ke TV/PC.
- Paling menarik: di model Razr Ultra ada tombol slot bonus new member khusus AI (AI Key) yang bisa langsung memanggil Moto AI.
Selain itu, saat dibuka dalam mode “tent” (seperti layar tenda), kamu bisa menggunakan Moto AI tanpa menyentuh ponsel – aktif melalui gesture “Look and Talk.”
Di bagian kamera, Ultra menyajikan fitur “Group Shot” (gabungkan banyak foto agar semua orang tidak berkedip) dan “Action Shot” (shutter cepat untuk menjaga objek bergerak tetap tajam).
Namun, tidak semua orang terkesan positif: menurut ulasan dari Ars Technica, integrasi AI di ponsel ini bisa terasa “terlalu berlebihan” dan bisa membebani pengalaman penggunaan.
Motorola juga menghadirkan aksesoris baru di bawah payung “Moto Things”: seperti Moto Buds Loop — earbud open-ear hasil kolaborasi dengan Bose dan Swarovski serta Moto Watch Fit, smartwatch dengan layar OLED dan daya tahan baterai hingga 16 hari.
2. Roborock Saros Z70 — Robot Vakum Cerdas dengan Lengan Mekanis
Salah satu gadget rumah pintar paling mencuri perhatian di CES 2025 adalah Roborock Saros Z70, robot vakum yang dilengkapi lengan mekanis bernama OmniGrip.
Apa spesialnya lengan ini?
OmniGrip adalah mekanisme lima sumbu yang bisa terlipat rapat di dalam bodi robot, lalu keluar untuk mengangkat objek kecil seperti kaus kaki, tisu, sandal — asalkan mahjong ways beratnya di bawah 300 gram.
Lengan ini menggunakan kamera, sensor, dan lampu LED agar bisa mendeteksi objek dengan presisi.
Sistem navigasi robot ini juga baru: StarSight Autonomous System 2.0 yang memakai ToF (Time-of-Flight) 3D dan kamera RGB, serta menggunakan AI untuk mengenali hingga 108 jenis hambatan.
Setelah mendeteksi objek yang bisa diangkat, robot menandainya, lalu kembali lagi di sesi pembersihan berikutnya untuk mengangkat objek tersebut dan melanjutkan pembersihan.
Robot ini juga punya daya hisap yang sangat besar (22.000 Pa), dan sistem untuk mencegah rambut tersangkut (anti-tangle), plus fitur mop untuk lantai keras.
Saros Z70 juga Matter-enabled, artinya bisa terintegrasi dengan ekosistem smart home yang mendukung protokol Matter (misalnya Apple HomeKit, Google Home).
Inovasi ini menunjukkan bagaimana robot rumah pintar tidak hanya “bersih-bersih”, tapi mulai bisa beradaptasi dengan lingkungan rumah yang sering berantakan.
3. Light Phone III — Kembali ke Sederhana
Di sisi lain, ada pendekatan yang sangat berbeda dari Light dengan Light Phone III, rilis awal 2025.
Filosofi Light Phone adalah “kurangi gangguan, fokus pada yang penting”:
Layarnya: 3,92 inci AMOLED (monokrom), sangat sederhana dan ramah pada mata.
Fungsi terbatas: hanya telepon, SMS, peta, musik — tidak ada aplikasi media sosial, browser, atau email (secara sengaja untuk minimalisme digital).
Spesifikasi cukup modern: mendukung 5G, punya 6 GB RAM, penyimpanan internal 128 GB, dan prosesor Snapdragon Gen 2.
Kamera belakang 50MP, namun “binning” menjadi 12MP agar ukuran file lebih efisien.
Baterai bisa di ganti sendiri (user-replaceable battery), yang semakin langka di banyak ponsel modern.
Light Phone III cocok untuk mereka yang ingin lepas dari kecanduan smartphone dan kembali ke fungsi dasar tanpa melepas konektivitas.
4. Trend Wearable & Earable: Era AI di Tubuh Kita
Tidak hanya ponsel dan robot vakum — 2025 juga melanjutkan lonjakan tren “earable” (wearable di telinga) dan wearable pintar secara umum.
Dalam kajian akademis terbaru, para peneliti mencatat bahwa earable kini berevolusi dari sekadar earbud menjadi sistem multifungsi untuk interaksi, pemantauan kesehatan, dan konteks pintar.
Di ranah smart glasses, riset juga memperlihatkan kemajuan besar dalam desain imaging untuk kacamata pintar yang bisa di pakai sepanjang hari dengan modul kamera yang lebih kecil dan efisien.
Selain itu, teknologi layar AMOLED sangat hemat daya sedang di kembangkan khusus untuk wearable agar standby lebih lama dan konsumsi energi lebih rendah.
Jadi, di masa depan tidak hanya ponsel yang jadi “otak kecil”, tetapi perangkat yang kita kenakan pada tubuh akan semakin pintar dan terintegrasi dengan AI.
Mengapa Gadget-Gadget Ini Penting untuk Kita?
Efisiensi Hidup Sehari-hari: Dengan AI seperti di Razr, pekerjaan harian bisa di permudah notifikasi di rangkum, catatan di simpan, dan asisten bisa merespons prediksi kebutuhan kita.
Automasi Rumah Lebih Cerdas: Robot vakum dengan lengan bukan sekadar menyapu; ia bisa membersihkan jalan dari benda kecil, membuat rumah lebih rapih sebelum vakum di lakukan.
Alternatif Digital Detox: Untuk yang ingin mengurangi kecanduan smartphone, Light Phone III menawarkan keseimbangan: tetap terkoneksi, tetapi bebas dari gangguan yang berlebihan.
Kesehatan & Kenyamanan Wearable: Earable dan wearable lain yang semakin canggih memungkinkan kita memantau kesehatan, berinteraksi, dan tetap fleksibel tanpa harus melihat layar ponsel besar.
Tantangan & Catatan
Integrasi AI dalam perangkat (terutama ponsel seperti Razr) tidak selalu di terima semua orang. Beberapa reviewer menyatakan AI terasa “terlalu banyak” dan bisa membingungkan pengalaman penggunaan.
Untuk robot seperti Saros Z70: lengan mekanisnya belum bisa mengangkat benda berat — hanya objek ringan di bawah 300 gram.
Biaya produksi dan harga akhir gadget-gadget canggih ini mungkin tinggi, dan belum tentu cocok untuk semua segmen konsumen.
Privasi tetap jadi isu: perangkat dengan kamera (seperti robot vakum) dan AI dapat menimbulkan kekhawatiran terkait data dan pengawasan.
Kesimpulan
Gadget terbaru di tahun 2025 mencerminkan evolusi teknologi dari sekadar performa dan estetika, menuju kecerdasan dan personalisasi. Moto Razr menghadirkan AI yang sangat mendalam dalam ponsel lipat; Roborock membawa robot vakum ke level baru dengan lengan mekanis pintar; sementara Light Phone III mengajak kita untuk kembali ke penggunaan yang lebih sederhana namun tetap modern. Di sisi wearable, tren earable dan smart glasses menunjukkan bahwa gadget masa depan semakin dekat dengan tubuh dan keseharian kita.